Profil

Visi, Misi dan Tujuan Prodi Bimbingan dan Konseling

VISI

Menjadikan Program Studi Bimbingan dan Konseling sebagai penghasil Sarjana Pendidkan dalam Bidang Bimbingan Konseling yang Maju, Bermutu, Berdaya Saing dan Berkarakter JAWARA dalam kebersamaan pada Tahun 2025.

MISI 

Misi yang diemban  Program Studi Bimbingan Konseling adalah sebagai berikut.

  1.       Melaksanakan pendidikan yang bermutu dalam menghasilkan sarjana pendidikan dalam bidang bimbingan dan konseling.2
  2.       Melaksanakan penelitian dan mengembangkan ilmu bimbingan dan konseling  yang berdaya saing dengan bereputasi nasional dan internasional.
  3.       Melaksanakan pengabdian masyarakat yang melembaga dan Berkarakter  JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel) di bidang bimbingan dan konseling.
  4.       Membangun networking dengan stakeholder untuk mendorong pencapaian kompetensi dan kualifikasi di bidang bimbingan dan konseling;
  5.       Melaksanakan budaya akademik dengan berdasarkan  motto UNTIRTA yaitu Kerja keras dan cerdas yang dilandasi keikhlasan bernilai ibadah..
TUJUAN

Tujuan umum Program Studi Bimbingan Konseling sebagai berikut.

  1. Menghasilkan tenaga pendidik bimbingan dan konseling yang bermutu, berdaya saing dan berkarakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel);
  2. Menghasilkan penelitian dalam ilmu bimbingan dan konseling  yang bermutu, berdaya saing dan berkarakter JAWARA bereputasi nasional dan internasional.
  3. Menghasilkan pengabdian masyarakat yang melembaga di bidang bimbingan dan konseling.
  4. Terjalin kemitraan dengan stakeholder pencapaian kompetensi dan kualifikasi di bidang bimbingan dan konseling.
  5. Terciptanya budaya akademik dengan berdasarkan  moto Untirta yaitu Kerja keras dan cerdas yang dilandasi keikhlasan bernilai ibadah.

 

KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING

  1. Kompetensi Utama Lulusan

Kompetensi utama lulusan Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengacu kepada Learning Outcomes Program Studi Bimbingan dan Konseling Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA). Berikut kompetensi utama lulusan Program Studi Bimbingan Konseling.

  1. Landasan Kepribadian
  • Menampilkan kepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Berakhlak Mulia, berbudi luhur, konsisten dalam menjalankan kehidupan beragama serta toleran terhadap pemeluk agama lain.
  • Mampu mengaplikasikan pandangan positif dan dinamis tentang manusia sebagai makhluk spiritual, bermoral, social, individual dan berpotensi.
  • Mampu menghargai dan mengembangkan potensi positif individu pada umumnya dan peserta didik pada khususnya.
  • Peduli terhadap kemaslahatan manusia pada umumnya dan peserta didik pada khususnya.
  • Mampu berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air.
  • Mampu mengaplikasikan kaidah-kaidah perilaku manusia, perkembangan fisik dan psikologis individu, kepribadian individualitas, perbedaan peserta didik, belajar, keberminatan, kesehatan mental terhadap sasaran layanan dan konseling dalam upaya pendidikan.
  1. Penguasaan Ilmu dan Keterampilan
  • Mampu menguasai konsep ilmu agama, filsafat, psikologi sosiologi, antropologi, manajemen, ilmu pendidikan dan teknologi informasi, dan komunikasi dalam mendukung layanan bimbingan dan konseling.
  • Mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip pendidikan dan proses pembelajaran.
  • Mampu menguasai landasan budaya dalam praksis pendidikan.
  • Mampu menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur pendidikan formal, nonformal, informal.
  • Mampu menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan dan khusus.
  • Mampu menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenjang pendidikan usia dini, dasar dan menengah.
  • Mampu mengaplikasikan hakikat, dasar-dasar, arah profesi layanan bimbingan dan konseling.
  • Mampu mengaplikasikan pendekatan/model/jenis layanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.
  1. Kemampuan berkarya
  • Mampu menguasai konsep dan praksis assesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan dan masalah peserta didik.
  • Memahami berbagai jenis, metode, rancangan dan pelaksanaan penelitian dalam bimbingan dan konseling.
  • Mampu melaksanakan penelitian sederhana dalam bidang bimbingan dan konseling.
  • Mampu memanfaatkan hasil penelitian dalam bidang bimbingan dan konseling dengan mengakses jurnal pendidikan dan bimbingan dan konseling.
  1. Sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai.
  • Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat, yaitu kepribadian dan perilaku yang terpuji, emosi yang stabil, peka, empati, menghormati keragaman dan perubahan serta menampilkan toleransi yang tinggi pada peserta didik.
  • Menampilkan kinerja berkualitas tinggi dengan menunjukkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif dan produktif, bersemangat, berdisiplin, mandiri, berpenampilan menarik dan menyenangkan serta berkomunikasi secara efektif.
  • Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional.
  1. Kompetensi Pendukung Lulusan

Kompetensi pendukung lulusan Program Studi Bimbingan Konseling yaitu :

  1. Tenaga Bimbingan dan Konseling di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).
  2. Tenaga bimbingan dan konseling di Badan Penasehat Pembinaan Pelestarian Perkawinan (BP4).
  3. Tenaga Bimbingan dan Konseling di Badan Narkotika Nasional.
  4. Kompetensi Lainnya/Pilihan Lulusan

Kompetensi pilihan lulusan Program Studi Bimbingan Konseling yaitu :

  1. Konsentrasi Usia Dini dan Anak
  2. Tenaga bimbingan dan konseling di TK, PAUD dan SD.
  3. Tenaga bimbingan dan konseling di lembaga-lembaga bimbingan belajar.
  4. Konsentrasi Remaja
  5. Tenaga bimbingan dan konseling di SMP/MTs dan SMA/MA/SMK.
  6. Tenaga bimbingan dan konseling di lembaga-lembaga bimbingan belajar.
  7. Konsentrasi Dewasa
  8. Tenaga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di instansi/dunia usaha.
  9. Konsultan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
  10. Konsentrasi Populasi Khusus
  11. Tenaga bimbingan dan konseling di pusat rehabilitasi.
  12. Tenaga bimbingan dan konseling di lembaga permasyarakatan.
  13. Tenaga bimbingan dan konseling di Sekolah Kebutuhan Khusus.

 

STRUKTUR DAN DISTRIBUSI MATA KULIAH

Struktur Mata Kuliah Program Studi Bimbingan Konseling

Jumlah SKS Program Studi (minimum untuk kelulusan) : 148 sks yang tersusun sebagai berikiut :

Jumlah Mata Kuliah Sks Keterangan
(1) (2) (3)
Mata Kuliah Wajib 139  
Mata Kuliah Pilihan 9 Ketersediaan Mata Kuliah Pilihan 36 SKS
Jumlah Total 148